Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

SUFI

Aku puasakan diri dari hal-hal duniawi Aku leburkan diri dalam renungan dzat-dzat ILLAHI Aku arungi kisi-kisi mencari titik-titik insani Bukan untuk membenci apalagi mengagungkan diri Aku selami ayat-ayat Kitab suci untuk menempa diri di alam fana ini Melebur bersama saling mengasihi dan menyayangi sebagai sesama makhluk ciptaan ILLAHI RABBI Aku gantungkan harapan dan rejeki untuk selalu ku syukuri Setiap tapak langkahku dan detak jantungku selalu berzikir kepada yang MAHA SUCI Mengarungi perjalanan takdirku di alam yang di ridhoi Sampai saat datang nanti Hari pengadilan seluruh insani Bukan harta ,tahta atau apapun dalam duniawi ini Hanya amal dan akhlak yang jadi tolok ukur nanti Dimana hanya ada dua janji Neraka atau surgawi Tempat kita nanti Dan itu adalah janji pasti atas segala amal yang di kerjakan di dunia ini

"Mengambil keputusan untuk mandiri"

Sebuah kenyamanan yang di berikan dari sebuah pekerjaan .adalah finansial yang rutin dan tetap setiap bulan sehingga kita bisa di katakan mapan dalam ekonomi,namun dari sekian kenyamanan yang di tawarkan,kepada kita sebagai pekerja.ada sebuah pengorbanan untuk kita dimana kita harus siap di atur dan mengikuti peraturan dari boss. Sehingga kadang kita untuk sekedar libur harus mengajukan ijin beberapa hari sebelum kita libur,dan selalu di tuntut untuk maksimal dalam konteks kita sebagai karyawan,yang mana kadang hal itu menjadikan dilema dalam diri kita. Di satu sisi kita sebagai manusia punya keinginan bebas ,di sisi lain kita terkekang karena kita pekerja Saat keadaan seperti itu datang kepada kita ,semua hal terasa menjenuhkan dan monoton,tapi biasanya karena kita sudah terbentur kebutuhan akhirnya keadaan seperti itu terpaksa kita nikmati dan juga tanggung jawab profesi Bagi yang bisa memutar otak mereka akan mencoba mandiri dengan cara membuka peluang sendiri dalam usaha,yang n...